Daftar Negara yang Sumbang Vaks「Indonesia online gambling」in untuk Indonesia, Siapa Saja?

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Aplikasi william hill

RetIndonesia online gamblingno mengIndoneIndonesia online gamblingsia online gamblingatakan, pemerintah akan terus menjamin pasokan vaksin Covid-19 untuk kebutuhan dalam negeri. "Sekali lagi mari kita dukung program vaksinasi agar kita bersama dapat keluar dari pandemi Covid," katanya.

"Alhamdulillah hari ini menerima 3.Indonesia online gambling000.060 dosis vaksin Moderna. Dukungan kerja sama internasional dari pemerintah Amerika Serikat melalui jalur multilateral Covax Facility," kata Retno dalam konferensi pers virtual.

Baca juga: Mengenal Vaksin Merah Putih, Booster Vaksin Covid-19 untuk Tahun 2022

Selain pembelian tersebut, terdapat beberapa negara yang menyumbangkan vaksin bagi Indonesia. Siapa saja?

Baca juga: Indonesia Terima 2,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Ini Rinciannya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

"Kedatangan vaksin AstraZeneca adalah pengiriman tahap pertama dari komitmen pemerintah Belanda untuk memberikan dukungan 3 juta dosis vaksin," kata Retno dalam konferensi pers melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (19/8/2021.

Sebanyak 450.000 dosis vaksin AstraZeneca diterima dari Pemerintah Belanda atas kerja sama bilateral.

Diberitakan Kompas.com, sebanyak tiga juta dosis vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi Moderna tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (11/7/2021). Vaksin tersebut diperoleh dari pemerintah Amerika Serikat melalui jalur multilateral Covax Facility.

Kedatangan vaksin tersebut tak hanya berupa bentuk sumbangan dari negara-negara kaya, namun juga pembelian yang dilakukan pemerintah pusat.

KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia menerima 2,5 juta dosis vaksin Covid-19, pada Kamis (19/8/2021) dalam berbagai skema untuk menanggulangi pandemi.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Belanda atas dukungan program vaksinasi nasional.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pemerintah membeli 1.560.780 dosis vaksin Pfizer dan 567.500 dosis vaksin AstraZeneca. Pemerintah juga membeli sebanyak 5 juta dosis vaksin Sinovac yang tiba pada Jumat (20/8/2021).